FAKTA & HASIL OBSERVASI
MANGROVE CENTER BALIKPAPAN
  1. MANGROVE adalah ekosistem air pasang-surut. Mangrove sering diterjemahkan menjadi BAKAU. Hutan Mangrove berarti hutan Bakau. Dilihat dari pesawat terbang:

    Dilihat dari dekat dan sungainya:

     
  2. Menurut Wikipedia, hutan bakau adalah hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau yang terletak pada garis pantai dan dipengaruhi oleh pasang-surut air laut.
    Hutan ini tumbuh khususnya di tempat-tempat di mana terjadi pelumpuran dan akumulasi bahan organik.
    Baik di teluk-teluk yang terlindung dari gempuran ombak, maupun di sekitar muara sungai di mana air melambat dan mengendapkan lumpur yang dibawanya dari hulu.
     

  3. Luas hutan bakau Indonesia antara 2,5 hingga 4,5 juta hektar, merupakan mangrove yang terluas di dunia. Melebihi Brazil (1,3 juta ha), Nigeria (1,1 juta ha) dan Australia (0,97 ha).
    Di Indonesia, hutan-hutan mangrove yang luas terdapat di seputar Dangkalan Sunda yang relatif tenang dan merupakan tempat bermuara sungai-sungai besar. Yakni di pantai timur Sumatra, dan pantai barat serta selatan Kalimantan. Di pantai utara Jawa, hutan-hutan ini telah lama terkikis oleh kebutuhan penduduknya terhadap lahan.
     

  4. Di daerah mangrove banyak sekali tumbuh tanaman yaitu : klik disini

  5. Juga habitat bagi aneka satwa, antara lain : klik disini.

  6. Kami melihat ada ikan yang berjalan di lumpur, orang menyebutnya ikan tembakul. Ikan ini ternyata bisa manjat pohon.
    Nama latin ikan ini: Periophthalmus gracilis.
     


  7. Dari kejauhan tampak semacam buah mangrove yang bergelantungan memanjang seperti kacang panjang.
    Ternyata itu adalah benih bakau yang disebut dengan PROPAGUL Rhizopora.
    Pada saatnya, propagul akan jatuh dari pohonnya lalu menancap ke lumpur di bawah.
    Maka ia kan tumbuh menjadi pohon bakau baru.
    Propagul ini juga banyak dipetik lalu dijual sebagai bibit bakau.
    Saya sempat membawa sebatang propagul, panjangnya hampir 70cm, buat kenang-kenangan.

     

  8. Buah Sonneratia hanya tumbuh di hutan mangrove. Seperti apa buahnya? Ini dia:


     

  9. Manfaat hutan mangrove antara lain:
    1. Sebagai habitat ideal bagi Monyet Bekantan (Nasalis larvatus) yang suka makan buah Sonneratia. Lihat hidung monyet ini:


       

    2. Mempertahankan garis pantai Balikpapan.
    3. Dapat memecah ombak sehingga mencegah abrasi air laut.
    4. Akarnya menjadi tempat hidup yang sangat ideal bagi ikan-ikan, termasuk ikan tembakul.
    5. Akarnya berperan sebagai filter air asin sehingga tidak masuk ke air tanah di daratan.
    6. Batangnya menahan angin kencang yang berbahaya.
    7. Mampu menyerap CO2 (karbondioksida) 10 kali lipat lebih kuat daripada hutan kota.
    8. Mampu menguragi efek rumah kaca sehingga dapat mencegah iklim ekstrim.

     

  10. Menurut penelitian, hutan mangrove dapat menyerap CO2 hingga 8,11 ton dalam setahun.
  11. Selain di Graha Indah, hutan mangrove Balikpapan juga ada di Margomulyo (dekat SMA 8) Balikpapan Barat
    dengan luas 3 hektar dan di kawasan Teritip Balikpapan Timur.
  12. Kawasan mangrove di Graha Indah adalah yang terluas, luasnya mencapai 150 hektar.
  13. Mangrove Center berlokasi di Kelurahan Graha Indah (dulu Kelurahan Batu Ampar) tepatnya di RT. 24 Kecamatan Balikpapan Utara.
  14. Mangrove Center berjarak 13 kilometer dari SDIT. Mutiara Rahmah.
  15. Denah Mangrove Center:

     

  16. Mangrove Center di Graha Indah ini dikelola secara swadaya dan swakarsa oleh POKMASWAS-Sonneratia.
  17. POKMASWAS adalah singkatan dari Kelompok Masyarakat Pengawas. Websitenya disini.
  18. POKMASWAS-Sonneratia dipimpin oleh Bp. Agus Bei yang juga menjabat Ketua RT setempat.
       
     
  19. Ada-ada saja:
    - Pak Hakim pakai baju batik, mungkin sekalian resepsi sama fauna mangrove
    - Pak Irul tidak sempat naik perahu gara-gara jadi seksi logistik konsumsi
    - Saya naik perahu yang sama dua kali
    - Bintang kelas 5 tidak mau naik perahu, kenapa hayo...?
    - Adi kelas 4 kecemplung HP nya di kolam lumpur, walhasil matot alias mati total handphone-nya
    - Fira kelas 4 kehilangan baju dan celananya, dicari kemana-mana tidak ketemu juga
    - Rangga kelas 5 marah dan merajuk tidak mau pulang, gara-garanya rumit deh...
    - Ini siswa-siswa yang susah naik mobil: Agung, Huda, Adin, dan Rio. Alasannya MMP: mual, mabok, pusing.

 

Oleh : Abdul Fatah, S.Pd
Sabtu, 30 Maret 2013