TRIK ATASI ANAK
GEMAR MENGOBROL DI KELAS

Allah SWT. menciptakan manusia ke bumi ini dengan kelebihannya masing-masing, dan kelebihan itu dapat menjadi bakat kita, jika diarahkan kehal-hal yang positif. Kelebihan yang kita miliki harus mempunyai wadah yang sesuai dengan kelebihan kita punya, seperti ; kursus, prifat, atau dimasukkan kesekolah yang sesuai dengan kelebihan yang kita punya.

Pasti di semua sekolah ada anak yang aktif dalam berbicara, sampai dalam proses pelajaran pun dia ada saja bahan yang dibicarakan. Sehingga teman dan gurunya mengeluh karena suka mengobrol di dalam kelas dan tidak terlalu memperhatikan saat guru menerangkan pelajaran. Orang tua murid pun ada yang mengadu, karena anaknya sering tidak pernah mengerjakan tugas dan menyelesaikan tulisannya. Sehingga anaknya sering tertinggal dalam pelajaran. Akhirnya yang jadi korban temannya, apalagi teman sebangkunya.

Bagaimana menghadapi tingkah laku anak yang aktif dalam berbicara?

Anak aktif dalam berbicara didalam kelas disebabkan  karena dia kurang menyadari arti dari sikap disiplin. Sikap disiplin tidak hanya diterapkan disekolah saja, tetapi dirumah juga. jika disekolah sudah diterapkan sikap disiplin, maka dirumah semestinya diterapkan juga. Ketika di rumah tidak diajari sikap disiplin maka dia akan melakukan sesuatu dengan semaunya sendiri. Karena mereka belajar pertama kali di lingkungan rumah, sehingga apapun yang terjadi dirumah mereka akan dibawa kesekolah. Akibatnya, kebiasaan bersikap semaunya ini membuat mereka pun aktif dalam berbicara terus didalam kelas tanpa merasa bersalah dan mempengaruhi teman-temannya untuk berbicara. Untuk mengurangi kebiasaannya tersebut, maka kami coba terapkan beberapa cara sebagai berikut:
 

Buat peraturan di rumah maupun di kelas yang disepakati bersama.

Misalnya, tidak boleh bicara ketika tiba waktu belajar. Tepati hal ini, dan berikan sangsi bila ia tidak menepati. Tapi, alokasikan waktu khusus supaya ia bisa mengobrol sepuasnya dengan mama dan papa. Misalnya, selama satu atau dua jam sesudah belajar.

Perbanyak kesempatan anak bersosialisasi. 

Bisa jadi, ia mengobrol di kelas karena tidak punya kesempatan banyak bicara dengan teman-teman sebayanya di rumah. Atau bisa jadi dikelas dia tidak ada yang menemani sehingga dia cari perhatian dari temannya. Dorong dia untuk lebih banyak bergaul, misal dengan ikut berbagai kursus, atau bergabung dengan kelompok olahraga. Mungkin saja anak mengobrol karena ia bosan, atau pelajarannya terlalu mudah baginya. Bila ini yang terjadi, mintalah ia mengisi waktu tidak dengan mengajak teman mengobrol tetapi berlatih soal-soal sendiri, sambil tetap memperhatikan apa yang diterangkan guru. Jelaskan bahwa teman-temannya bisa terganggu kalau ia mengajak mereka mengobrol selama pelajaran.

Mengasah kelebihan yang dimiliki anak.

Dengan kelebihan anak dalam aktif berbicara, kita sebagai guru dan orang tua dapat mengarahkan ke hal yang positif. Seperti melatihnya pidato, MC, ceramah dan lain-lain yang berkenaan dengan keaktifan dalam bicara pada anak.

 

Oleh : Hamimah, A.Ma

 

Artikel ini disimpan dalam koleksi materi parenting di www.mutiararahmah.com.

Kembali ke atas | www.mutiararahmah.com