MENINGKATKAN MINAT BACA

Minat membaca adalah sumber motivasi kuat bagi seseorang untuk menganalisa dan mengingat serta mengevaluasi bacaan yang telah dibacanya. Membaca merupakan proses penyerapan informasi dan akan berpengaruh positif terhadap kreatifitas seseorang. Membaca pada hakikatnya adalah menyebarkan gagasan dan upaya yang kreatif. Siklus membaca sebenarnya merupakan siklus mengalirnya ide penulis ke dalam diri pembaca yang pada gilirannya akan mengalir ke seluruh penjuru dunia melalui buku atau rekaman informasi lain.

Perkembangan minat baca dan kemampuan membaca saat ini masih sangat memprihatinkan. Penyebab rendahnya minat baca siswa pada umumnya adalah, masih rendahnya kemahiran membaca siswa di sekolah, sistem pembelajaran yang belum membuat anak-anak/ siswa harus membaca buku (lebih banyak lebih baik), banyaknya jenis hiburan, permainan (game) dan tayangan TV yang mengalihkan perhatian anak-anak dan orang dewasa dari buku.

Faktor-faktor yang mendorong minat membaca adalah sebagai berikut:

  1. Faktor kebutuhan, seseorang mempunyai minat baca untuk memenuhi kebutuhan itu.

  2. Faktor perasaan; perasaan sukses, senang, dapat mendorong timbulnya minat baca, sedangkan perasaan kecewa, gagal, akan dapat menghambat atau bahkan menghilangkan minat baca.

  3. Faktor lingkungan; maksudnya minat baca dipengaruhi dorongan untuk diterima atau diakui oleh lingkungan. Meningkatkan minat baca bisa dilakukan oleh siapapun, baik itu guru, orang tua atau siswa itu sendiri.

Oleh karena itu, mengaktifkan kembali fungsi sebuah perpustakaan terutama di sekolah-sekolah merupakan solusi terbaik dalam membuka jalan pikiran seorang. Sehingga  mereka mempunyai wawasan yang luas dengan cara membaca.

Adapun perpustakaan yang ideal di sekolah adalah perpustakan yang menyediakan bahan bacaan yang cukup koleksinya, yang mampu menyediakan beragam buku baik fiksi non-fiksi, referensi, atau non-buku seperti majalah, koran, kaset serta alat peraga.

 

Oleh : Dwi Wiqoyanti, S.Pd, S.T

 

Artikel ini disimpan dalam koleksi materi parenting di www.mutiararahmah.com.

Kembali ke atas | www.mutiararahmah.com